Rabu, 14 November 2012

Cara mengobati kanker darah secara tradisional


Cara mengobati kanker darah secara tradisional Penyakit kanker darah merupakan penyakit yang termasuk kedalam jenis penyakit kanker dalam istilah medis disebut neoplasma pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tidak normal atau tranformasi maligna dari sel sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih).

Sel sel normal didalam sumsum tulang digantikan oleh sel tidak normal atau abnormal. sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan didalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia memengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Penyakit kanker darah pada mulanya terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal dan pertumbuhan sel yang terlalu banyak jumlahnya. Pada tubuh penderita kanker darah terjadi pertumbuhan sel darah putih yang kurang matang dalam jumlah besar. Hal ini kemudian mengakibatkan penekanan pertumbuhan jenis sel darah yang lain seperti trombosit atau keping-keping darah yang mengakibatkan terjadinya pendarahan yang dialami penderita.
Pada dasarnya sel-sel darah berasal dari sel induk (stem sel), yang kemudian berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah (trombosit). Pertumbuhan salah satu jenis sel di luar batas normal dapat menekan pertumbuhan sel-sel yang lain. Inilah yang mengakibatkan penderita kanker darah mengalami anemia, di mana sel darah merah yang menurun, atau kadang ditemukan pula kondisi trombositopenia atau menurunnya jumlah keping darah.

Gejala Kanker Darah Kronis

  • Pembengkakan kelenjar getah bening yang ditandai dengan adanya pembengkakan di bagian leher atau ketiak, namun biasanya tidak terasa sakit.
  • Demam atau mengeluarkan keringan yang tidak wajar pada malam hari.
  • Sering mendapat infeksi.
  • Mudah letih.
  • Sering mengalami pendarahan dan mudah mendapat memar (gusi berdarah, bercak keunguan di kulit, atau bintik-bintik merah kecil di bawah kulit).
  • Adanya pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut (ini disebabkan karena hati/pankreas membengkak).
  • Kehilangan berat badan secara signifikan, tanpa sebab jelas.
  • Sering mengalami nyeri pada tulang atau sendi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar